Selasa, 24 Februari 2026

Wifi



Sejarah WiFi dan Fakta-fakta yang Perlu Anda Ketahui

Hampir setiap hari kita menggunakan WiFi untuk terhubung dengan jaringan internet. Akses internet yang disediakan oleh WiFi memang lebih cepat dan stabil untuk kegiatan digital. Terutama untuk Anda yang sering menghabiskan waktu di rumah, WiFi rumah bisa menjadi solusi yang tepat dan lebih hemat untuk tetap terhubung ke internet.

Namun, apakah Anda sudah mengetahui sejarah WiFi?

Apa Itu WiFi?

WiFi adalah teknologi internet jaringan nirkabel atau tanpa kabel yang memanfaatkan gelombang radio untuk menyediakan akses ke jaringan internet berkecepatan tinggi. Gelombang radio tersebut berada pada rentang 2,4 GHz sampai 5 GHz. WiFi termasuk ke dalam jenis protokol jaringan nirkabel berstandar IEEE 802.11.

Perangkat-perangkat seperti komputer, laptop, tablet, smartphone, hingga smart TV dapat memanfaatkan jaringan WiFi untuk terhubung ke internet dengan gelombang radio. Namun, semua perangkat tersebut haruslah berada di dalam satu titik akses, di mana jaringannya sendiri dapat diakses dalam radius 20 meter di dalam ruangan atau lebih dari 20 meter di luar ruangan.


Sejarah Adanya WiFi


Sumber: Reddit

Mulanya, WiFi pertama kali dikembangkan pada sekitar tahun 1990-an. Tujuan dikembangkannya perangkat tersebut adalah sebagai teknologi nirkabel untuk menghubungkan perangkat ke internet tanpa kabel. 

WiFi sendiri awalnya menggunakan teknologi ‘WaveLAN’ untuk pengelolaan mesin kasir portabel yang dikembangkan oleh National Cash Register (NCR) Corporation dan AT&T. Melihat potensi dari teknologi WiFi, Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) pada tahun 1997 akhirnya turut turun tangan dalam pengembangannya dengan meresmikan standar 802.11. Standar IEEE 802.11 tersebut yang kemudian menjadi cikal bakal komunikasi data tanpa kabel dalam jarak pendek.

Di awal tahun 2000-an, seiring dengan maraknya penggunaan internet secara masal, WiFi mulai populer di kalangan masyarakat, terutama di kalangan mereka yang menggunakan perangkat mobile dan butuh akses internet yang lebih fleksibel tanpa kabel. Kepopuleran tersebut juga disebabkan pembaruan yang dilakukan IEEE pada standar 802.11b, di mana WiFi menjadi lebih praktis dan terjangkau.

Sejak saat itu, penggunaan WiFi sudah lazim ditemui untuk keperluan rumah tangga, kantor, dan tempat umum, hingga tidak dapat dilepaskan dari kegiatan kita sehari-hari.


Fungsi WiFi

1. Akses Internet Tanpa Kabel
WiFi memungkinkan Anda untuk terhubung dengan akses internet tanpa menggunakan kabel. Dengan begitu, Anda dapat menjelajah internet tanpa repot dari mana saja selama berada di dalam jangkauan WiFi.

2. Koneksi Jaringan Lokal
Dengan menggunakan WiFi, perangkat-perangkat yang Anda miliki dapat terhubung ke dalam jaringan lokal untuk berbagi file. Contohnya seperti printer, di mana Anda dapat mencetak file apa saja secara nirkabel dengan bantuan konektivitas WiFi.

3. Konektivitas Antar Perangkat
WiFi juga membantu komunikasi antar perangkat yang Anda miliki. Contoh sederhananya adalah koneksi home automation atau smart home. Dengan perangkat smart home yang terhubung ke internet, Anda dapat mengelola pekerjaan rumah dari jauh, seperti mengunci pintu, mematikan barang elektronik, dan lain sebagainya.

4. Penghematan Biaya Infrastruktur Internet
Dengan menggunakan WiFi, Anda tidak perlu repot-repot untuk mengeluarkan dana instalasi kabel. Selama perangkat berada di dalam jangkauan sinyal WiFi, Anda dapat terhubung ke jaringan internet yang stabil dan lancar.

BACA JUGA: Mengapa dan Bagaimana Cara Memblokir Perangkat yang Terhubung ke WiFi Anda

Cara Kerja WiFi


Sumber: HelloTech

Cara kerja WiFi sebenarnya cukup sederhana. Perangkat tersebut bekerja dengan memanfaatkan gelombang radio untuk pertukaran data antar perangkat yang terhubung ke internet.

Contohnya, ketika smartphone Anda mencoba untuk mengakses jaringan internet, sinyal radio dikirim dari smartphone tersebut ke router WiFi. Router WiFi kemudian akan mengubah sinyal ini menjadi data digital yang dapat diteruskan ke jaringan internet. Setelah itu data yang diterima dari jaringan internet akan dikirim kembali oleh router WiFi ke smartphone Anda melalui gelombang radio.

Proses pertukaran data yang terjadi di jaringan internet WiFi tersebut tergolong cepat. Alhasil, Anda dapat menjelajahi internet dengan leluasa, melakukan streaming video, hingga mengunduh dan mengunggah file berukuran besar secara nirkabel. Namun, perlu diingat kembali bahwa kecepatan dan kestabilan koneksi dari jaringan internet WiFi juga bergantung pada lingkungan dan perangkat yang Anda gunakan.

Microtik

Apa Itu Mikrotik, Jenis, dan Cara Settingnya

09 December 2024

Article Image

Saat ini kamu pasti sering menggunakan internet untuk belajar, mengerjakan tugas, atau sekedar mencari hiburan. Tapi tahukah kamu, bahwa dibalik lancarnya koneksi internet ada perangkat yang berperan penting? Salah satunya adalah mikrotik.

 

Mikrotik adalah sebuah sistem operasi yang mengubah komputer menjadi router jaringan. Dengan mikrotik, kita bisa mengatur berbagai macam pengaturan jaringan, seperti membatasi kecepatan internet, membuat hotspot, hingga mengatur akses ke jaringan. 

 

Mikrotik sangat populer digunakan di berbagai tempat, mulai dari kampus,  warnet, hingga perusahaan skala kecil. Fleksibilitas dan kemudahan konfigurasinya membuat mikrotik menjadi pilihan tepat bagi mereka yang ingin mengelola jaringan sendiri. Ingin lebih tahu tentang mikrotik? Yuk simak artikel di bawah ini!

 

Baca Juga: Cara Efektif Membuat Flow Chart yang Baik

 

 

Apa itu Mikrotik?

Mikrotik merupakan sebuah sistem operasi yang dapat mengubah komputer menjadi router jaringan. Software ini memungkinkan pengguna untuk mengelola jaringan tanpa membutuhkan peralatan khusus. Dengan menggunakan mikrotik, kamu bisa memanfaatkan semua fitur router, termasuk firewall, gateway hotspot, dan manajemen bandwidth.

 

Mikrotik menggunakan sistem operasi berbasis Linux yang menjadi dasar router jaringan. Sistem operasi ini sangat cocok untuk membangun administrasi jaringan komputer berskala kecil hingga besar.

 

Namun perlu dipahami bahwa mikrotik dan router merupakan dua pengertian yang berbeda. Mikrotik adalah sistem operasi yang termasuk ke dalam golongan open source, sementara router merupakan perangkat keras yang berfungsi sebagai penghubung antara dua jaringan atau lebih. Atau, perbedaan paling mendasarnya yaitu mikrotik merupakan sebuah software, sedangkan router adalah hardware.

 

 

Jenis-Jenis Mikrotik

1. RouterOS

Mikrotik RouterOS merupakan sistem operasi yang digunakan berbasis UNIX dan memiliki kelebihan serta menyediakan fitur-fitur unggulan, mulai dari paket router, bridge, firewall, proxy server, hotspot, dan lain-lain. Dengan hanya menggunakan satu sistem operasi saja, kamu bisa membuat router sendiri.

 

2. RouterBoard

Jika mikrotik RouterOs memanfaatkan software, maka mikrotik RouterBoard merupakan hardware yang dikembangkan oleh perusahaan Mikrotik. RouterBoard berukuran sangat kecil dan lebih praktis, serta dapat melakukan proses instalasi RouterOS pada RouterBoard yang telah terkonfigurasi dengan baik.

 

RouterBoard ini terdiri dari sebuah processor, ROM, RAM, dan flash memory. Harga dipasar nya pun tidak terlalu mahal, sekitar 600 hingga 800 ribu rupiah saja.

 

3. Mikrotik CHR

Mikrotik jenis ini bekerja seperti RouterOS, namun diinstal pada perangkat komputasi virtual seperti hosting VPS. Dengan menggunakan mikrotik jenis ini, dapat mengelola jaringan internet tanpa perlu memiliki perangkat sendiri.

 

Mikrotik CHR bisa didapatkan secara gratis. Kamu hanya perlu menginstall mikrotik di VPS tanpa perlu membayar lisensinya. Akan tetapi, kecepatan internet yang diberikan Mikrotik CHR hanya 1 MB saja.

 

 

 

Fungsi Mikrotik

Konfigurasi Jaringan Lokal

Sistem jaringan ini bisa dimanfaatkan untuk mengatur dan mengkonfigurasi Local Area Network (LAN) menggunakan PC Mikrotik RouterOS dan hardware dengan spesifikasi rendah.

 

Menyediakan Sistem Otentikasi

Mikrotik dapat memblokir situs web dengan konten terlarang. Dengan ini, kita dapat mewujudkan sebuah layanan internet yang sehat dengan menghilangkan akses menuju konten yang tidak sesuai.

 

Berperan sebagai Hotspot

Sistem jaringan ini dapat dijadikan hotspot yang mempermudah proses konfigurasi serta membagi bandwith pada setiap jaringan komputer. Sistem ini akan bertugas untuk memisahkan lalu lintas atau bandwith traffic data internasional atau lokal.

 

Mengelola Jaringan Internet

Selain itu, perangkat ini dapat membantu dalam mengelola jaringan internet agar lebih terpusat. Hal ini mempermudah administrator saat mengelola sebuah jaringan dengan lebih efektif.

 

Membuat PPPoE Server

Mikrotik berperan penting dalam proses pembuatan server PPPoE. Hal ini memungkinkan pengaturan koneksi PPPoE (Point-to-Point- Protocol over Ethernet) menggunakan perangkat.

 

 

Cara Setting Mikrotik

  • Pertama, lakukan konfigurasi terlebih dahulu mulai dari default route, IP Address, NAT Masquerade, DHCP server, DNS Server, dan bridging.
  • Lakukan proses konfigurasi secara berurutan, lalu kamu bisa mengatur IP Address pada interface yang sudah tersambung dengan ISP.
  • Kemudian, masukkan IP dan test PING dari ISP pada alamat IP atau gateway. Untuk dapat melakukannya, buka menu terminal, lalu masuk ke dalam mode Command Line Interface.
  • Setelah itu tes PING kembali, lalu masukkan IP Address.
  • Selanjutnya, lakukan konfigurasi pada default route menggunakan alamat IP gateway.
  • Lanjutkan dengan menguji koneksi internet dan mengatur DNS server melalui terminal.
  • Terakhir, konfigurasikan alamat IP, centang kolom "allow" dan uji PING pada berbagai URL.Itulah penjelasan lengkap mengenai mikrotik. Jadi dapat disimpulkan bahwa mikrotik merupakan solusi ideal bagi siapa saja yang ingin mengelola jaringan dengan mudah dan efisien. Dengan berbagai jenis perangkat, fungsi yang lengkap, dan harga terjangkau, mikrotik bisa menjadi pilihan utama di dunia teknologi jaringan.

Wifi

Sejarah WiFi dan Fakta-fakta yang Perlu Anda Ketahui Hampir setiap hari kita menggunakan WiFi untuk terhubung dengan jaringan internet. Akse...